Sabtu, 21 Februari 2026

thumbnail

Peluk

 


Monyet Jepang yang lagi viral. Ditolak induknya, dia mecari kehangatan pada boneka orangutan. Jagad maya menjadi mewek. Fenomena itu menunjukkan bahwa bagi hewan, apalagi manusia, sentuhan, pelukkan, dekapan, adalah aktualisasi kasih sayang yang lebih dibutuhkan dibandingkan kebutuhan fisik seperti makanan  dan kebutuhan materi lainnya. 

Sebuah riset yang melibatkan banyak ilmuwan selama waktu yang lama telah menunjukkan bahwa eksperimen terhadap primata menunjukkan bahwa, disiapkan dua boneka induk monyet, seekor monyet yang dibesarkan tanpa induknya memilih boneka dengan bulu lebih lembut daripada boneka lainnya yang bisa mengeluarkan air susu dari puting namun tidak memiliki bulu yang lembut. Hasil riset ini dapat membuktikan bahwa sentuhan dan pelukan lebih dibutuhkan sebagai aktualisasi kasih sayang dibandingkan ketercukupan materi. 

Manusia juga begitu adanya. Anak-anak lebih membutuhkan perhatian dan kasih sayang daripada dibelikan berbagai ma macam mainan dan makanan enak. Anak-anak sebenarnya tidak membutuhkan hape, tetapi benda terkutuk itu diberikan karena orangtua tidak tahu atau kekurangan waktu bahwa dan untuk kebutuhan anak, perhatian, pelukan, dan bermain bersamanya, lebih dibutuhkan daripada hape terkutuk itu. 

Sebenarnya, tidak ada anak yang nakal atau bandel. Anak bandel adalah anak yang pintar namun kekekurangan pelukan, perhatian, dan kasih sayang. 

Kembali kepada bayi monyet itu, banyak netizen yang mengkritik karena tidak sanggup melihatnya dipersekusi monyet-monyet lain di kandang. Menurut saya, si bayi monyet harus terus berasa bersama kelompok meskipun itu keras, karena dia harus bertahan dan belajar hidup dalam komunitas selayaknya primata yang hidup berkelompok agar tidak kehilangan orientasi. Meskipun keras, dia harus bertahan.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

About

recentposts
Diberdayakan oleh Blogger.