Selasa, 24 Maret 2026

thumbnail

Tanah Ilmu

 Bagi banyak masyarakat, tanah bukan sekadar bentangan harta kekayaan, namun juga merupakan harga diri. Karena itu, seseorang bisa saja rela kehilangan harta, tetapi akan mempertaruhkan darah dan nyawa demi mempertahankan tanahnya. Mereka akan bersikeras jika batas tanah digeser tanpa izin. Ilmu pengetahuan juga demikian kiranya, bukan hanya sekadar suatu atribut personal untuk menunjukkan kepakaran, namun juga merupakan aktualisasi jiwa, yang mana jiwa itu sendiri adalah manifestasi eksistensi Tuhan. Sebab itulah seorang yang berilmu diberikan gelar 'alim yang diambil dari salah satu Asmaul Husna, yakni Al-'Alim.

Tanah merupakan satu jenis material unik karena di dalamnya mengandung ragam potensi berbagai jenis tumbuhan. Demikian pula ilmu pengetahuan, memiliki kandungan ontologis, epistemologi, dan aksiologi berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Tanah merupakan potensi, sumber, dan fondasi ragam tumbuhan. Tanah ilmu berarti sebuah pandangan filosofis tentang hakikat ilmu pengetahuan yang mengandung potensi, menjadi sumber, dan fondasi ontologis, epistemologi, dan aksiologi ragam bidang ilmu pengetahuan.

Dalam filsafat Heidegger, tanah (die Erde) merupakan kekuatan yang terus-menerus membuka kemungkinan segala sesuatu yang aktual sebagai suatu kebenaran (aletheia) yang terbuka. Dalam konteks ini, tanah ilmu merupakan ranah eksplorasi hakikat (ontologi), pembangunan fondasi (epistemologi), dan mengorientasikan bangunan (aksiologi) ragam bidang ilmu pengetahuan (interdisipliner).

Dalam tasawuf Hamzah Fansuri, tanah dianalogikan sebagai Ilmu Basith yang menjadi asal tunggal bagi ragam disiplin pengetahuan, sebagaimana munculnya keberagaman seperti kendi, periuk, buyung, dan tempayan.

Secara historis, tanah ilmu adalah tanah Syahri Nuwi yang menjadi pelopor pengembangan keilmuan Islam pertama di Asia Tenggara. Tanah Syahri Nuwi adalah negeri yang pertama menerima Islam sebagai keyakinan sekaligus menjadi nilai sosial-politik, yakni Kesultanan Peureulak.




Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

About

recentposts
Diberdayakan oleh Blogger.