Kamis, 09 April 2026

thumbnail

Mobil Mewah dan Perempuan Cantik


 Waktu kecil, di warung kopi dan kantor toke pinang, saya sering melihat kalender dengan gambar seorang perempuan berdiri di depan mobil. Biasanya itu adalah mobil mewah dan perempuan cantik yang berdiri di depannya mengenakan rok mini.

Saat berusia remaja dan menjadi aktivis organisasi islamis, saya sering mencela gambar-gambar demikian. Menurut saya, itu adalah usaha kapitalisme untuk menghancurkan umat manusia. Orang miskin akan selalu berhalusinasi memimpikan mobil mewah itu karena memang seumur hidup tidak akan pernah memilikinya. Mereka juga akan menjadi manusia yang tidak pernah bersyukur karena menemukan istrinya tidak semulus model perempuan yang berdiri di depan mobil.

   Orang kaya akan melakukan lebih banyak kejahatan untuk dapat memiliki mobil semacam itu. Mereka juga akan berusaha dengan berbagai cara untuk dapat menemukan perempuan secantik model kalender itu.

Uniknya, dalam satu halaman penuh majalah nasional, juga ada gambar perempuan rok mini berdiri di depan mobil mewah. Pada halaman berikutnya ada sebuah berita tentang korupsi besar yang dilakukan seorang pejabat. Narasi yang dibuat sangat menghina si koruptor.

   Saya heran, bukankah majalah itu yang telah memotivasi pejabat untuk korupsi. Majalah dengan sangat memikat melakukan promosi barang mewah dan wisata nikmat sehingga orang-orang tertarik dan sebagian melakukan apapun untuk memenuhi keinginan yang dimunculkan majalah itu. Seratus dari satu juta pejabat yang membaca majalah itu pasti telah tergiur dan sepuluh di antaranya telah melakukan korupsi. Itu sudah cukup membuat rakyat sengsara.

Kembali kepada urusan perempuan cantik dan mobil mewah Setelah akal matang, saya mulai menemukan dimensi positif pada gambar di kalender yang menampakkan foto perempuan cantik berdiri di depan dan kadang-kadang duduk membentangkan kaki di atas kap mobil mewah. Kalender itu untuk menarik perhatian laki-laki. Anak laki-laki juga ikut melihat. Ada sisi positif, agar mereka tertarik dengan perempuan, sehingga tidak mengalami disorientasi seksual nantinya. Ini masalah yang mengkhawatirkan belakangan ini. Mobil juga berperan dalam mengarahkan orientasi ini. Anak laki-laki harus menyukai mobil, bukan masak-memasak.

   Setelah dewasa dan berakal penuh, laki-laki baru sadar bahwa memiliki mobil dan pasangan perempuan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan sebagaimana tidak dapat dipisahkan dua entitas itu pada gambar di kalender itu. Seseorang yang punya mobil akan terasa hambar karena kejantanannya tidak ada yang mengapresiasi. Kegagahannya dalam mengoper gigi dan memainkan pedal tidak dapat dipertunjukkan pada seseorang yang dapat diharapkan dapat mengagumi. Dikagumi pasangan yang setiap detik kita jatuh cinta kepadanya adalah hal yang paling indah. Kejantanan dalam mengemudi tidak mungkin ditunjukkan kepada sesama jantan. Ingat kata Bang Rohit, masa’ “jeruk makan jeruk,”

Setiap laki-laki berharap memeroleh respek dari pasangannya. Usaha itu penting. Minimal, setidaknya, pasangannya tidak terpikat oleh laki-laki lain yang berpenampilan kece. Pelakor memang banyak berkeliaran, namun perisor, yakni penculik istri orang,  juga ada dan perlu diwaspadai.

 

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

About

recentposts
Diberdayakan oleh Blogger.